6 Karakter Mental Pebisnis yang Wajib Dimiliki Jika Anda Ingin Sukses

Kerakter dan mental pebisnis
PejuangBisnis.com - Banyak orang yang mengatakan bahwa memulai bisnis itu mudah. Perkataan tersebut ada benarnya, karena sebenarnya memulai bisnis memang lebih mudah mudah dibanding ketika sudah menjalankan dan mempertahankannya. Terkadang saat memulai bisnis ada orang yang mempersiapkannya dengan matang dan sangat serius, namun ada pula yang hanya sekedarnya dan berharap pada peruntungan.

Yang manakah tipe anda? 

Yang pasti, ketika sudah menjalankannya bisnis anda tidak mungkin mulus-mulus saja tanpa ada masalah yang bisa menghambat kemajuan bisnis. Dalam hal ini maka anda tidak bisa lagi pasrah dan mengandalkan peruntungan saja. untuk mempertahankan dan terus maju, anda perlu memiliki mental pebisnis yang dimiliki oleh pebisnis-pebisnis lain yang sudah lebih dulu sukses daripada anda.

Bagaimanakah karakternya? 

Mental berhubungan dengan kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional berhubungan dengan kapasitas seseorang untuk menganalisa keadaan dan bertindak sebagaimana mestinya terhadap keadaan tersebut untuk kebaikan apakah itu untuk kebaikan dirinya sendiri maupun sekaligus orang banyak. Bahkan menurut penelitian, kecerdasan emosional lebih berperan penting terhadap kesuksesan seseorang dibandingkan kecerdasan inteligensi.

Berdasarkan pebisnis yang sudah sukses, mari kita lihat beberapa aspek kecerdasan emosional yang harus tertanam sebagai pondasi mental pebisnis.

Memiliki Kepercayaan pada Diri Sendiri

Mental pebisnis wajib yang pertama, adalah percaya diri. Karena sejak awal anda memulai bisnis pun, anda harus percaya diri dahulu bahwa anda mampu memulai sebuah bisnis. Saat bisnis anda misalnya dihadapkan dengan pesaing untuk meraih suatu proyek, dengan bersikap percaya diri maka anda bisa berpeluang besar untuk mengalahkan pesaing lainnya dan memenangkan proyek tersebut.
Ketika ada masalah yang datang pun, anda memiliki kepercayaan pada kemampuan anda sendiri bahwa anda bisa menemukan jalan keluarnya. Hal inilah yang paling harus ditanamkan pertama kali, karena jika anda sendiri tidak percaya diri pada bisnis anda, bagaimana orang lain mau percaya pada anda?

Terbuka pada Perubahan dan Menerima Kegagalan

Kemudian mental pebisnis kedua yang perlu anda tanamkan adalah terbuka akan perubahan dan menerima kegagalan. Bahkan pepatah mengatakan bahwa di dunia ini tidak ada yang tetap, satu-satunya yang tetap hanyalah perubahan itu sendiri yang selalu terjadi. Sebagai pebisnis, anda harus memiliki sikap terbuka dan tidak takut akan perubahan.

Anda harus bisa menyesuaikan bisnis anda untuk menjawab tantangan yang semakin kompleks dan banyak seiring perkembangan zaman. Jika hal ini tidak dilakukan, maka bisnis anda akan tertinggal di belakang dan kalah dengan pesaing lainnya.

Kemudian, dalam menjawab tantangan ini mungkin anda tidak akan berhasil dalam sekali atau dua kali percobaan. Anda mungkin akan mengalami beberapa kali kegagalan, sehingga anda perlu menanamkan sikap menerima kegagalan.

Mengapa harus diterima? Karena dengan menerima kenyataan, anda pun mampu menganalisa mengapa anda gagal dan bisa memikirkan bagaimana perbaikan ke depannya. Salah satu pebisnis besar mengatakan, setiap orang akan memiliki jatah gagal sebelum sukses. Maka habiskan semua jatah kegagalan dan jemputlah kesuksesan secepat mungkin.

Bisa Menganalisa Masalah dan Menemukan Solusinya

Mampu menganalisa masalah dan menelurkan solusi yang tepat adalah mental pebisnis sukses yang ketiga. Karena seperti sudah diutarakan bahwa bisnis tidak akan pernah lepas dari perubahan yang akan membawa masalah dan tantangan, maka anda perlu pandai-pandai dalam menganalisa masalah yang anda hadapi.

Ada banyak sumber informasi dan pelajaran yang dapat diakses di zaman serba online ini, sehingga memudahkan anda untuk menganalisa. Mulai dari buku, tutorial, video, post website maupun blog pribadi, dan lain-lain sudah tersedia. Anda bisa membaca atau menontonnya dan melihat apakah ada orang yang pernah menghadapi masalah yang sama dengan anda dan bagaimana cara mengatasinya. Daripada bermuram dengan kesalahan yang sudah anda perbuat, bangkit dan mencari solusi lebih baik bukan?

Bijaksana dalam Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Namun yang perlu anda ingat, dalam mencari solusi yang tepat, anda harus bijaksana dalam membandingkan diri anda dengan pebisnis lain. Membandingkan adalah hal yang tepat, namun anda tidak boleh terpaku dalam sisi kekurangan anda. Anda perlu termotivasi untuk mengimbangi kelebihannya sebisa anda, dan tidak terlalu memaksakan diri.

Selain itu, kondisi dan keadaan setiap pebisnis berbeda-beda, sekalipun bidang dan skalanya sama. Oleh karena itu, dengan perhitungan matang dan pertimbangan yang bijak adalah baik untuk membandingkan diri dengan orang lain, selama anda tidak gegabah dalam mengambil tindakan.

Mampu Menetralisir Orang dan Hal yang Menghambat Anda

Dalam bisnis tentu saja anda tidak bekerja sendiri, namun dengan kontribusi, bantuan, dan kerja sama dari orang lain. Namun sering kali dalam berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki berbagai karakter, anda akan menemukan perbedaan pemikiran, pandangan, perasaan, dan perilaku terhadap suatu hal.

Rambut boleh sama hitam namun isi kepala siapa yang tahu. Ada orang yang pemikiran dan perilakunya tidak sesuai dengan tujuan bisnis anda, dan terkadang menularkan emosi atau hal-hal negatif yang bisa berpengaruh terhadap langkah anda ke depan. Ada pula rekan kerja atau pesaing yang mempengaruhi anda untuk lebih memenuhi tujuanya dibandingkan tujuan bisnis anda sendiri.

Mental pebisnis yang kuat seharusnya mampu menetralisir orang-orang seperti ini beserta segala hal negatif yang dibawanya. Anda perlu dikelilingi oleh orang-orang yang mendukung anda dengan bisnis anda agar lebih maju, bukan sebaliknya.

Baca Juga3 Kesalahan Fatal yang Sering Dilakukan oleh Para Pemula saat Memulai Bisnis Online

Pola Hidup yang Sehat Perlu Dipelihara

Peribahasa lama mengatakan men sana in corpore sano, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Oleh karena itu jika anda ingin mendapatkan mental pebisnis yang kuat tertanam dalam jiwa anda, anda pun harus memelihara kesehatan tubuh. Bagaimana mau menjalankan dan mengontrol bisnis tanpa tubuh yang mendukung?

Anda bisa membaca cerita-cerita orang-orang sukses yang selalu bangun pagi, berolahraga, dan memiliki durasi tidur yang cukup. Bangunlah setiap pagi dan sempatkan berolahraga kecil minimal 2 kali dalam seminggu selama 30 menit. Selalu makan makanan yang bergizi untuk memperlancar aktivitas anda sehari-hari. Hindari berpesta atau beraktivitas berat lainnya hingga tengah malam, agar anda bisa tidur minimal 8 jam setiap harinya.

Dengan menerapkan pola hidup seperti ini, anda akan merasakan lebih mudah untuk berpikiran positif. Apa pun masalah yang anda hadapi, anda bisa melihatnya sebagai tantangan untuk memetik pelajaran, dan lebih fresh untuk menerima segala kemungkinan solusi yang bisa diterapkan.
Selanjutnya, anda pun memiliki kemungkinan hidup lebih lama. Anda pun memiliki kesempatan untuk menikmati hasil bisnis yang anda jalankan lebih banyak, dan mengembangkannya agar bermanfaat untuk orang banyak.

Keenam aspek di atas perlu ditanamkan sedini mungkin, pada tahapan manapun anda dan bisnis anda berada. Tidak seperti IQ, mental pebisnis selalu saja lebih berhubungan dengan EQ alias emotional quotient yang membuatnya bisa dikembangkan semakin matang dari hari ke hari. Mental pebisnis mana yang sudah tertanam pada diri anda, dan mana yang akan segera anda tanamkan?

1 comments:

  1. artikel yang memberi informasi sekaligus memotivasi, terima kasih.
    saya mau tanya, terkadang meski kia telah memahami secara teori mengenai sikap apa yang seharusnya dilakukan ketika mengalami kegagalan, namun tetap ada saat-saat dimana rasa lelah dan bahkan terkadang rasa ingin mundur itu muncul. Bagaimana menyikapi keadaan yang demikian? Mohon sarannya, terimma kasih.
    Aplikasi Konter

    BalasHapus