6 Panduan Singkat dan Lengkap dalam Menciptakan Brand untuk Pebisnis Newbie

Menciptakan Brand
PejuangBisnis.com - Dalam bisnis, brand sangatlah penting. Jika anda ingin membeli mie instan, masih banyak orang yang sekarang menyebutnya dengan Indomie. Padahal, Indomie adalah salah satu brand mie instan. Atau jika anda ingin membeli air mineral, sering penjual yang menjajakan minuman dengan sebutan Aqua. Padahal Aqua adalah salah satu brand saja, nyatanya masih ada Ades, Nestle, dan lain-lain. Masih banyak kisah sama dari brand-brand lain seperti Pepsodent, Honda, Faber Castel, dan lain-lain. Inilah tanda kesuksesan sebuah perusahaan dalam menciptakan brand sampai berhasil menjadi trademark.

Brand, Apa Pentingnya Sih? 

Pertama, dengan menciptakan brand maka anda sudah membedakan produk anda dengan produk ciptaan perusahaan atau pebisnis lain. Kedua, dengan adanya brand ini memudahkan produk anda agar lebih dikenal oleh orang atau calon konsumen anda. Selanjutnya brand ini akan memudahkan produk anda untuk lebih menarik perhatian orang.

Kemudian, dengan adanya brand juga lebih memudahkan anda untuk berpromosi. Misalnya ketika anda berjualan es teh atau kopi dan ingin membuat spanduk, akan lebih gampang jika anda sudah memiliki brand. Begitu juga seterusnya untuk membuat akun di media sosial yang memungkinkan anda untuk berbagi kabar, promo, dan lain-lain.

Brand juga dapat anda pelihara menjadi aset. Jika orang sudah mengenal kualitas, rasa, dan harga es teh dan kopi yang anda buat, maka brand ini akan menjadi aset anda juga selain alat-alat berjualan lainnya. Pernahkah anda berpikir mengapa Samsung dan iPhone menjual handphone yang begitu mahal dengan spesifikasi yang sama dibanding Oppo, Xiaomi, Nokia, dan lain-lain? Hal ini karena mereka juga ikut menjual brandnya.

Aset brand anda akan selanjutnya menunjang keputusan masyarakat untuk membeli. masyarakat akan lebih memilih sesuatu yang sudah familiar di telinganya dibandingkan yang baru sama sekali, meskipun kualitasnya lebih bagus.

Jadi, sudah tau kan mengapa membuat brand itu penting? Lalu bagaimana langkah seterusnya untuk menciptakan brand?

Pepatah Apalah Arti Sebuah Nama Tidak Berlaku untuk Brand

Benar sekali. Anda mungkin sudah familiar dengan beberapa kasus dimana suatu produk bergonta-ganti nama. Tentu untuk apalagi kalau bukan menciptakan brand yang benar-benar cocok. Secara sederhana brand adalah nama produk, dan bisa jadi memiliki turunan-turunannya lagi. Contohnya brand Kraft, memiliki varian Kraft Cheddar Parut, Oles, dan Slice. Bayangkan jika tiga produk ini tidak bernaung di bawah satu brand?

Jadi, bagaimana anda dapat menciptakan brand?

Menciptakan brand yang terasosiasi dengan produk anda. 

Misalnya ketika anda menjual serum atau pelembab wajah, maka brand yang cocok biasanya berhubungan dengan kata-kata beauty, love, white, atau sesuatu yang berhubungan dengan kecantikan dan feminimisme. Lain halnya jika anda memasukkan kata-kata book, gear, hot, dan lain-lain.

Yang lebih simpel lagi contohnya adalah mie gelas. Mie gelas memang mie yang bisa dibuat di dalam gelas. Atau teh kotak, diberi nama seperti itu memang karena teh nya ada di dalam kotak. Anda pun bisa meniru trik yang sama.

Selain terasosiasi dengan produk anda, brand anda juga boleh memakai singkatan dari nama perusahaan anda. Misalnya jika perusahaan anda bernama CV Harapan Jaya Sukadamai, bisa disingkat menjadi Hanasui seperti merk salah satu serum kecantikan wanita.

Namun anda juga bisa menciptakan brand yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan produk atau perusahaan anda, asal dirasa cocok dan sesuai dengan kriteria lain, apa lagi?

Brand yang Sesuai dengan Target Pasar

Misalnya, anda ingin menjual produk makaroni. Jika anda ingin menyasar kalangan menengah ke bawah, maka nama Makaroni Paijo saja sudah cukup menarik. Namun jika ingin menyasar kalangan menengah ke atas, nama yang lebih high-class perlu dilirik, misalnya Paijo’s Macaroni. Bagaimana jika ingin menyasar semua kalangan? Pilihlah nama yang tidak terkesan “kampungan” namun juga tidak terkesan “mewah” apalagi mahal. Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, pebisnis harus pandai-pandai menyesuaikan diri di lingkungan yang disasarnya, termasuk dalam aspek brand ini.

Maksimal 3 Kata, Mudah Diingat, dan Mudah Diucapkan

Hal ini penting sekali dan sering dianggap sepele oleh produsen. Memang nama yang unik dan sesuai dengan karakter kita itu bagus, namun jika tidak mudah diingat orang, maka produk anda tidak akan dijadikan pertimbangan pertama dalam pembelian orang tersebut.

Mana yang lebih mudah diingat menurut anda, Nike atau DCSHOECOUSA? Jangan heran jika penghasilan dari penjualan keduanya berbeda meskipun memiliki segmen masing-masing.

Mudah diingat berarti juga mudah diucapkan. Coba di antara dua brand sepatu tadi mana yang lebih mudah untuk anda ucapkan? Lebih mudah diucapkan membuat orang yang mencari produk anda pun lebih mudah bertanya kepada orang lain. Orang juga bisa menerka dengan mudah bagaimana tulisannya ketika mengetik di mesin pencari atau sosial media.

Perhatikan juga bahwa tidak hanya mudah, brand anda juga maksimal harus hanya memiliki 3 suku kata. Dua hingga 3 suku kata adalah yang paling di sarankan, dan jangan pernah hanya satu suku kata saja. Lebih dari 3 suku kata misalnya Hada Labo, Mercedes Benz, dan lain-lain memang berhasil, namun mana yang lebih mudah anda ingat, apakah yang singkat atau yang panjang? Begitu pula dengan calon pembeli dan konsumen produk anda.

Hubungkan Sebisa Mungkin Brand dan Logo

Samsung, Nokia, LG, Kraft, Walls, dan banyak brand lainnya ikut menyertakan nama brand di dalam logo. Pada dasarnya manusia lebih mudah mengingat gambar daripada teks, oleh karena itu untuk mengatasi hal ini anda bisa mencantumkan nama dalam logo brand anda. Dalam memasukkan nama ke logo, tentu hanya brand yang simple dengan dua atau tiga suku kata saja yang muat dan jelas terbaca atau terekam di dalam pikiran orang yang melihatnya

Bagaimana dengan Brand yang Memiliki Keunikan dan Nyentrik?

Hal ini menjadi nilai plus jika anda dapat menciptakan brand yang nyentrik dan unik. Misalnya, ketika Rawon Setan sudah ada di pasaran dan anda ingin membuka bisnis yang sama, anda bisa menggunakan kebalikannya. Nama Rawon Malaikat bisa anda jadikan brand, namun tentu kesan kepedasannya tidak timbul di sini.

Atau pada beberapa waktu lalu, anda sebuah makanan bihun kekinian yang disingkat dengan BIKINI dan populer di Instagram. Nama ini unik namun sayangnya dikhawatirkan dapat menimbulkan unsur pornografi. Jadi, tergantung bagaimana anda pandai-pandai untuk membuat brand yang unik, nyentrik, dan juga awet.

Setelah anda mendapatkan nama brand anda, jangan lupa cek dulu apakah brand tersebut sudah ada yang memakai atau belum. Atau jika sudah ada dan belum resmi, anda bisa mendaftarkan milik anda dengan berkonsultasi dulu dan mempelajari mengenai hak cipta dan intelektual. Setelah jadi, anda tinggal mengembangkan brand hingga melesat dengan berbagai cara.