Kisah Sukses Jack Ma yang Menginspirasi

Sumber gambar yosuccess.com

Siapa yang tidak mengenal jack Ma? Orang terkaya di Tiongkok ini mampu memotivasi orang lain . kisah sukses Jack Ma mampu menjadi inspirasi terutama dalam hal finansial. Untuk menjadi seperti  sekarang ini, tidak didapatkan Jack Ma dengan mudah namun dengan ketekunan dan usaha yang keras. Saat ini Jack Ma telah sukses dengan perusahaan E-commerce yang ia dirikan yaitu “Alibaba”. Jack Ma pernah melamar di beberapa pekerjaan, salah satunya adalah KFC. Dari 24 pelamar hanya dia yang tidak diterima bekerja. Namun hal itu tidak menyurutkan semangatnya hingga akhirnya saat ini kekayaan yang dimiliki hampir 500 triliun. Apa rahasia sukses Jack Ma? Berikut ini kisah Sukses jack Ma yang bisa dijadikan teladan.

Perjalanan Hidup jack Ma

Jack Ma lahir di Hangzhou pada 15 Oktober 1964. Saat masih anak-anak, ia hidup normal seperti halnya anak kecil pada umumnya. Ketika memasuki Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas, ia termasuk anak yang kurang menonjol secara akademis sehingga memerlukan berkali kali tes. Bahkan ia pernah gagal ketika mengikuti tes masuk universitas ternama, kemudian ia mengambil kuliah setara D-3 jurusan Sastra Inggris di Hangzhou Normal University dan lulus pada tahun 1988.

Setelah lulus kuliah, Jack Ma mencoba melamar pekerjaan di gerai makanan cepat saji KFC yang saat itu sedang membuka lowongan karyawan baru. Dari 24 pelamar pekerjaan hanya dialah satu satunya yang tidak diterima bekerja di sana. Ia pun juga gagal lolos tes seleksi sebagai polisi. Bagi Jack Ma, kegagalan adalah teman perjalanan hidupnya saat itu.  Setelah itu ia memutuskan bekerja sebagai pengajar dengan membuka kursus bahasa Inggris di Hangzhou. Ia juga mengasah kemampuan bahasa Inggrisnya dengan bekerja sebagai pemandu gratis bagi turis. Tidak jarang ia dengan sepedanya menghampiri hotel hotel untuk menawarkan jasanya tersebut. Berkat pekerjaan inilah ia mendapatkan sahabat pena yang sulit melafalkan nama aslinya “Ma Yun” dan mengganti dengan sebutan “Jack”

Berkat kemampuannya dalam berbahasa Inggris,pada tahun 1995  ia berkesempatan pergi ke Amerika Serikat. Saat itu ai diminta menggunakan internet dan dia pun tidak bisa karena tidak paham mengenai komputer.  Namun, berkat keyakinan dan keberanian diri ia mulai mencoba melakukan pencarian di internet untuk pertama kali dan Hal pertama yang ia cari adalah bir. Ia pun menemukan produk bir dari sejumlah negara namun tidak ada di negara asalnya yaitu Tiongkok. Sejak saat itu, ia terinspirasi untuk membuat situs yang berisi mengenai informasi produk buatan Tiongkok. Setelah pulang ke dari Amerika Serikat, Jack Ma bekerja di Kementrian luar negeri dengan menawarkan jasa pemasaran produk tiongkok melelui media internet. Ia memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya karena ia tidak menyukai birokrasi yang berbelit. Hingga pada akhirnya pada tahun 1999 ia bersama rekannya mendirikan situs bernama Alibaba yang terinspirasi dari sirus Amazon.

Baca JugaKisah Sukses William Tanuwijaya, Pendiri Tokopedia

Pertama Kali Bermain Film

Jackma memutuskan untuk mencoba berkarir di dunia film. Film yang pernah ia bintangi adalah Gong Shou Dao atau The Art of Attach and Defence dengan bermain bersama Jet Li, Doonie Yen, Sammo Hung dan sejumlah pemain besar lainnya. Dalam film tersebut, Jack Ma akan mempromosikan bela diri tradisional Tiongkok yaitu Tai Chi. Jack Ma merupakan penggemar dan menyukai seni bela diri ini. ia pun belajar seni bela diri Tai Chi dari seorang Master tai Chi Bernama Li Tianjin. Bahkan karena begitu menyukainya, Jack Ma menerapkan filosofi bela diri ini kedalam kehidupan sehari hari.

Prediksi Jack Ma Terhadap Masa depan

Jack Ma memprediksikan jika pekerjaannya akan menguntungkan pada 30 tahun yang akan datang. Baginya, dalam 30 tahun mendatang, pengetahuan manusia akan dikalahkan oleh kecerdasan buatan, sehingga menyebabkan beberapa manusia akan kehilangan pekerjaan. Pada era teknologi seperti saat ini, membuat data adalah hal yang sangat penting. Menurutnya, proyeksi pasar kerja pada masa yang akan datang tidak akan bisa terlepas dari data dan analisis. Untuk itu, Alibaba sudah mempersiapkan diri dari sekarang dengan memiliki jumlah data pelanggannya. Dengan mengumpulkan data tersebut, jack Ma sudah mempersiapkan mengenai perubahan dunia pada masa depan.