7+ Ide Strategi Marketing Kekinian Bagi Pebisnis Properti

Di era berkembang pesatnya teknologi informasi saat ini, khususnya jaman now bagi para pemilik atau pebisnis properti tidak lagi cukup untuk mengandalkan channel marketing konvensional yang telah ada sebelumnya seperti banner, pamflet, maupun iklan.

Pemilik dan para pebisnis propeti perlu tahu dimana channel yang tepat bagi mereka untuk menjalankan salah satu strategi pemasarannya yakni beriklan dan juga harus jeli memilh channel yang tepat untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dan menjangkau calon pelanggan. Salah satu channel yang perlu dicoba adalah go online. Apa maksudnya para pebisnis properti saat ini harus go online?

Sudah tak dipungkiri bahwa masifnya perkembangan teknologi dan informasi membawa pengaruh yang besar juga bagi perilaku manusia. Bahkan survey teranyar dari APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) lebih dari 50% penduduk Indonesia (sekitar 143 juta jiwa) aktif menggunakan internet sepanjang 2017. Tak dipungkiri pula jika ada sekian persen dari jumlah tersebut menggunakan internet untuk mencari informasi terkait properti.

Lalu, apakah Anda tidak terpancing untuk memanfaatkan kondisi ini untuk memperkanalkan bisnis properti Anda ke skala yang lebih besar lewat go online? Beberapa orang menganggap membuat website saja sudah cukup untuk mengiklankan produk properti Anda. Tidak cukup sampai disitu, saat ini Anda harus dituntut inovatif dan kreatif mengingat pesaing Anda yang menggunakan channel online ini juga sangat banyak jumlahnya.

Di tulisan ini Anda akan menemukan alasan mengapa Anda harus lebih kreatif menggunakan channel online sekaligus mendapatkan ide strategi marketing properti kekinian yang layak Anda terapkan.

7+ Ide Strategi Marketing Kekinian Bagi Pebisnis Properti

1. Buat Website Properti Anda mobile-friendly

Sudahkan anda membuat website untuk mengiklankan bisnis property Anda? Kalau sudah, apakah Anda sudah membuat website bisnis properti Anda sudah mobile-friendly? Pertanyaannya mengapa harus mobile-friendly?

Jawabannya: Dilansir dari situs godigitalmarketing.com, bahwa 98% konsumen properti menggunakan handphone (monbile) mereka setidaknya sekali dalam satu minggu untuk mencari property dan sebanyak 44% mengatakan tidak akan tertarik dan langsung meng-close website tersebut jika tidak berfungsi dengan baik di handphone mereka (mobile-friendly). Oleh karena itu penting untuk membuat website anda memiliki desain yang responsive dan cepat diakses (load time) serta memiliiki strutur link yang jelas (navigasi) yang memudahkan pengunjung website Anda untuk mengakses informasi yang mereka cari.

2. Mulai membangun reputasi online bisnis Anda

Salah satu unsur dalam marketing yang perlu Anda perhatikan adalah reputasi. Apa maksudnya? Terkait dengan bisnis properti yang sedang Anda jalani, membangun kepercayaan sangat penting. Jika nama besar pengembang menjadi taruhan, lalu bagaimana dengan Anda sebagai pebisnis properti yang memasarkan properti melalui website / go online?

Jawabannya: Caranya adalah jika Anda memiliki website buatlah website Anda lebih komunikatif dengan menyertai form ulasan dan rating dari pengguna. Dengan begitu Anda bisa melihat performa Anda sebagai pebisnis properti lewat orang-orang yang pernah menyewa atau membeli apartemen dengan Anda. Dengan adanya rating serta review dari pengguna, secara tidak langsung akan memberikan pesan psikologis bagi calon pengguna/pelanggan bisnis properti Anda


3. Tingkatkan traffic website dengan teknis SEO (Search engine optimization)

Riset menyebutkan jika 91% calon penyewa apartemen akan menggunakan internet untuk menemukan apartemen idamannya. Ini berarti Anda yang sudah memiliki website untuk memasarkan property khususnya apartemen  mulailah untuk membuat peringkat website Anda naik di peringkat mesin pencari (Google, Yahoo, dan Bing). Ada beberapa teknik dimana Anda bisa membuat peringkat website Anda menjadi naik, salah satunya dengan SEO (Search Engine Optimizaton). Dengan teknik SEO, anda bisa menaikkan urutan peringkat website Anda di hasil pencarian (SERP). FYI, dilansir dari situs searchenginewatch.com, peringkat 1 dalam hasil pencarian (SERP) meningkatkan potensi traffic anda sebesar 33%. Jumlah yang sangat lumayan, bukan?

4. Buat strategi marketing yang terintegrasi

Selain mencari di internet, calon pelanggan Anda (sebagian besar penyewa) akan mencari seluk beluk tentang bisnis Anda, menggali informasi lebih dalam bagaimana bisnis Anda berjalan, serta bagaimana Anda menjangkau calon pelanggan potensial. Sebagian besar juga mencari melalui media sosial seperti Facebook dan Instagram. Oleh karena itu juga penting bagi bisnis Anda selain memiliki website properti yang mumpuni juga memiliki media sosial yang bisa menarik perhatian calon konsumen.

5. Gunakan sosial media untuk menjangkau calon konsumen potensial

Setiap hari ada lebih dari 1,3 milyar pengguna Facebook yang berbagi 2,5 miliar konten.  Tidak menutup kemungkinan, ada calon konsumen potensial Anda yang melihat konten di media sosial yang dibagikan baik itu informasi mengenai property, rekomendasi apartemen bagus, ulasan pernah tinggal di suatu apartemen, atau bahkan kumpulan galeri dan gambar dari property yang Anda pasarkan. Selain membagikan konten, media sosial seperti Facebook juga memungkinkan Anda menargetkan calon konsumen Anda di masa mendatang seperti demografi, perilakuk, minat, dan masih banyak lagi. Hal ini membuat Anda dapat secara langsung menjangkau calon pelanggan yang kemungkinan besar tertarik pada bisnis properti Anda.

6. Show your propert with virtual tours

Perkembangan teknologi yang semakin meningkat belakangan ini membawa perubahan yang cukup signifikan tak dipungkiri bagi bisnis di bidang property. Teknologi yang diyakini akan membawa dampak yang signifikan tersebut adalah virtual tour. Virtual tour adalah teknologi kamera yang memungkinkan kita bisa melihat gambar yang dihasilkan secara lebih real dan representative. Hal ini penting karena memberi calon penghuni kesempatan untuk menyukai properti Anda sebelum mereka datang ke apartemen. Kesempatan untuk melihat apartemen sebelum mereka mendatangi unit Anda akan membantu mereka memperoleh pengalaman memvisualisasikan seperti apa rasanya tinggal di unit Anda. Dan ini bisa mengubah calon penyewa menjadi penyewa.

*Artikel ini ditulis oleh Ahmad Sopian. Anda dapat mengunjungi website penulis melalui link jendela360.com
Email: sopianahmad12@gmail.com
Facebook: https://www.facebook.com/ahmad.sopian3